Profil Lulusan
PROGRAM STUDI MUSIK GEREJA
PROGRAM STUDI MUSIK GEREJA
Profil lulusan Program Studi Musik Gereja disusun berdasarkan visi keilmuan Program Studi, kebutuhan gereja, masyarakat, perkembangan industri kreatif, serta masukan dari pemangku kepentingan. Melalui implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Program Studi diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional di bidang musik gereja, mampu mengembangkan kearifan lokal Kalimantan Tengah, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki karakter Kristiani dan jiwa kewirausahaan. Berdasarkan capaian pembelajaran lulusan, Program Studi Musik Gereja menetapkan tiga profil lulusan sebagai berikut.
Lulusan dipersiapkan menjadi praktisi musik yang memiliki kompetensi dalam penciptaan, penyajian, pengembangan, dan pengkajian musik gereja maupun musik secara umum. Lulusan mampu berperan sebagai pemain musik, arranger, komposer, teknolog musik, music director, maupun peneliti musik. Selain menguasai teknik vokal dan instrumen, lulusan juga mampu memanfaatkan teknologi musik, multimedia, dan sistem tata suara (sound system) untuk mendukung pelayanan gereja, pertunjukan seni, serta industri kreatif berbasis musik.
Lulusan dipersiapkan menjadi pendidik dan pelatih musik pada jalur pendidikan formal maupun nonformal. Kompetensi yang dimiliki meliputi kemampuan pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian, serta kemampuan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran musik dengan berbagai pendekatan yang inovatif. Lulusan juga mampu menjadi pelatih paduan suara, vokal, instrumen, dan musik gerejawi bagi gereja maupun masyarakat.
Lulusan dipersiapkan menjadi wirausahawan yang mampu mengembangkan usaha di bidang musik, baik dalam bentuk lembaga kursus musik, studio musik, manajemen pertunjukan, produksi musik, maupun jasa kreatif lainnya. Kompetensi kewirausahaan tersebut didukung oleh kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, mengelola organisasi, memanfaatkan teknologi digital, serta mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri kreatif.
Secara keseluruhan, ketiga profil lulusan tersebut mencerminkan implementasi Kurikulum OBE yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (Outcome-Based Education), serta mendukung visi Program Studi sebagai pusat kajian dan pengembangan musik gereja berbasis kearifan lokal dalam konteks nasional dan global.